Archive for the ‘Humor Sufi’ Category

Periuk Beranak

Posted by redaksi On 24 March 2012 No Commented

TweetNasrudin meminjam periuk kepada tetangganya. Seminggu kemudian, ia mengembalikannya dengan menyertakan juga periuk kecil di sampingnya. Tetangganya heran dan bertanya mengenai periuk kecil itu. “Periukmu sedang hamil waktu kupinjam. Dua hari kemudian ia melahirkan bayinya dengan selamat.” Tetangganya itu menerimanya dengan senang. Nasrudin pun pulang. Beberapa hari kemudian, Nasrudin meminjam kembali periuk itu. Namun kali [...]

Gossip

Posted by redaksi On 23 March 2012 No Commented

Tweet A man said to Nasrudin, ‘Mulla, your wife is a terrible gossip. She visits everyone in town and gossips all the time.’ ‘I don’t believe that — otherwise she would surely have dropped in on me from time to time and gossiped — and she has never done that!’ Incoming search terms:cerpen humor islamiwww [...]

Itik Berkaki Satu

Posted by redaksi On 21 March 2012 5 Commented

TweetSekali lagi Nasrudin diundang Timur Lenk. Nasrudin ingin membawa buah tangan berupa itik panggang. Sayang sekali, itik itu telah dimakan Nasrudin sebuah kakinya pagi itu. Setelah berpikir-pikir, akhirnya Nasrudin membawa juga itik panggang berkaki satu itu menghadap Timur Lenk. Seperti yang kita harapkan, Timur Lenk bertanya pada Nasrudin, “Mengapa itik panggang ini hanya berkaki satu, [...]

Membalik Logika

Posted by redaksi On 20 March 2012 No Commented

TweetSeorang yang filosof dogmatis sedang meyampaikan ceramah. Nasrudin mengamati bahwa jalan pikiran sang filosof terkotak-kotak, dan sering menggunakan aspek intelektual yang tidak realistis. Setiap masalah didiskusikan dengan menyitir buku-buku dan kisah-kisah klasik, dianalogikan dengan cara yang tidak semestinya. Akhirnya, sang penceramah mengacungkan buku hasil karyanya sendiri. nasrudin segera mengacungkan tangan untuk menerimanya pertama kali. Sambil [...]

Tidak Terlalu Dalam

Posted by redaksi On 20 March 2012 No Commented

TweetTelah berulang kali Nasrudin mendatangi seorang hakim untuk mengurus suatu perjanjian. Hakim di desanya selalu mengatakan tidak punya waktu untuk menandatangani perjanjian itu. Keadaan ini selalu berulang sehingga Nasrudin menyimpulkan bahwa si hakim minta disogok. Tapi — kita tahu — menyogok itu diharamkan. Maka Nasrudin memutuskan untuk melemparkan keputusan ke si hakim sendiri. Nasrudin menyiapkan [...]

The Value of Truth

Posted by redaksi On 14 March 2012 2 Commented

Tweet ‘If you want truth’, Nasrudin told a group of Seekers who had come to hear his teachings, ‘you will have to pay for it.’ ‘But why should you have to pay for something like truth?’ asked one of the company. ‘Have you noticed’, said Nasrudin, ‘that it is the scarcity of a thing which [...]

Psychology

Posted by redaksi On 13 March 2012 No Commented

Tweet Mulla Nasrudin went to see a psychiatrist. He said: ‘My trouble is that I can’t remember anything.’ ‘When did this start?’ asked the doctor. ‘When did what start?’ said Nasrudin. Incoming search terms:humor sufi pdfkisah kisah psycology Tweet

Nasrudin Memanah

Posted by redaksi On 9 March 2012 5 Commented

TweetSesekali, Timur Lenk ingin juga mempermalukan Nasrudin. Karena Nasrudin cerdas dan cerdik, ia tidak mau mengambil resiko beradu pikiran. Maka diundangnya Nasrudin ke tengah-tengah prajuritnya. Dunia prajurit, dunia otot dan ketangkasan. “Ayo Nasrudin,” kata Timur Lenk, “Di hadapan para prajuritku, tunjukkanlah kemampuanmu memanah. Panahlah sekali saja. Kalau panahmu dapat mengenai sasaran, hadiah besar menantimu. Tapi [...]

Harga Timur Lenk di Dunia

Posted by redaksi On 8 March 2012 4 Commented

TweetTimur Lenk masih meneruskan perbincangan dengan Nasrudin soal kekuasaannya. “Nasrudin! Kalau setiap benda yang ada di dunia ini ada harganya, berapakah hargaku ?” Kali ini Nasrudin menjawab sekenanya, tanpa banyak berpikir. “Saya taksir, sekitar 100 dinar saja” Timur Lenk membentak Nasrudin, “Keterlaluan! Apa kau tahu bahwa ikat pinggangku saja harganya sudah 100 dinar.” “Tepat sekali,” [...]

Kisah-Kisah Nasrudin dan Timur Lenk (Mukadimah)

Posted by redaksi On 7 March 2012 one Commented

TweetNasrudin turut mengalami pendudukan Bangsa Mongol di bawah panglima Timur Lenk yang kejam. Timur Lenk banyak sekali melakukan penghancuran kebudayaan, tetapi dengan berbagai kecerdikan, Nasrudin dapat melewati masa ini. Konon, antara lain berkat pengaruh Nasrudin pula lah akhirnya Timur Lenk meninggalkan tanah air Nasrudin, meneruskan pengembaraan barbarnya. Incoming search terms:kisah nasrudinkisah teladan nasrudinbuku humor sufitimur [...]

Perusuh Rakyat

Posted by redaksi On 7 March 2012 one Commented

TweetKebetulan Nasrudin sedang ke kota raja. Tampaknya ada kesibukan luar biasa di istana. Karena ingin tahu, Nasrudin mencoba mendekati pintu istana. Tapi pengawal bersikap sangat waspada dan tidak ramah. “Menjauhlah engkau, hai mullah!” teriak pengawal. [Nasrudin dikenali sebagai mullah karena pakaiannya] “Mengapa ?” tanya Nasrudin. “Raja sedang menerima tamu-tamu agung dari seluruh negeri. Saat ini [...]

Api !

Posted by redaksi On 6 March 2012 5 Commented

TweetHari Jum`at itu, Nasrudin menjadi imam Shalat Jum`at. Namun belum lama ia berkhutbah, dilihatnya para jamaah terkantuk-kantuk, dan bahkan sebagian tertidur dengan lelap. Maka berteriaklah Sang Mullah, “Api ! Api ! Api !” Segera saja, seisi masjid terbangun, membelalak dengan pandangan kaget, menoleh kiri-kanan. Sebagian ada yang langsung bertanya, “Dimana apinya, Mullah ?” Nasrudin meneruskan [...]

Yang Benar-Benar Benar

Posted by redaksi On 6 March 2012 one Commented

TweetNasrudin sedang menjadi hakim di pengadilan kota. Mula-mula ia mendengarkan dakwaan yang berapi-api dengan fakta yang tak tersangkalkan dari jaksa. Setelah jaksa selesai dengan dakwaannya, Nasrudin berkomentar: “Aku rasa engkau benar.” Petugas majelis membujuk Nasrudin, mengingatkan bahwa terdakwa belum membela diri. Terdakwa diwakili oleh pengacara yang pandai mengolah logika, sehingga Nasrudin kembali terpikat. Setelah pengacara [...]

Seperti Wujudmu

Posted by redaksi On 5 March 2012 one Commented

TweetNasrudin sedang merenungi harmoni alam, dan kebesaran Penciptanya. “Oh kasih yang agung. Seluruh diriku terselimuti oleh-Mu. Segala yang tampak oleh mataku. Tampak seperti wujud-Mu.” Seorang tukang melucu menggodanya, “Bagaimana jika ada orang jelek dan dungu lewat di depan matamu ?” Nasrudin berbalik, menatapnya, dan menjawab dengan konsisten: “Tampak seperti wujudmu.” Incoming search terms:humor sufi tentang [...]

Next