Di Mana Aku Duduk
Dalam sebuah pertemuan para Sufi, Nasrudin duduk di deretan paling belakang. Setelah itu ia mulai melucu, dan segera saja orang-orang berkumpul mengelilinginya, mendengar dan tertawa. Tak seorang pun yang memperhatikan Sufi tua yang sedang mencari pelajaran. Ketika pembicara tak bisa lagi mendengar suaranya sendiri, ia pun berteriak:
“Kalian semua harus diam! Tak seorang pun boleh bicara sampai ia duduk di tempat pemimpin duduk.” “Aku tidak tau bagaimana caramu melihat hal itu,” kata Nasrudin, “tapi bagiku, jelas aku duduk di tempat pemimpin duduk.”
Popularity: 12% [?]

aku minta ijin mengcopy-paste kisah2 teladan diatas!!! boleh yaaa!!!
Bismillaah..
Assalamu’alaykm Wr Wb
Subhanallaah..Mudah2n pengelola blog ini, bs menjadi inspirasi dlm rangka mencerdaskn Ummat..
Ana izin mengcopy..Jazakallaah
‘Afwu minkum
Wass Wr Wb
he he nasrudin kearifan yang belum di temukan pada citra pemimpin indonesia (pemerintah)
Blog antum bagus, bolehkah ana copy-paste isinya??
KEREN BGT..
Saudaraku saya minta ijin untuk copy paste ya
Terimakasih, mudah2an bermanfaat tuk semua
Assalamu’alaikum…
saya mohon ijin Akhi…untuk meng-CoPas-dari web/Blog antum ni???
Jazakallah…
subhanAllah,mhn ijn meng copy akhi !
Ass..
Ijin copy wan
Ass..
Izin copy gan
akhi, minta ijin buat copy paste!