Abah Anom Suryalaya

Posted by redaksi On 23 June 2007 128 Commented

Pendiri Pesantren Inabah, Suryalaya

Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin adalah nama asli Abah Anom. Lahir 1 Januari 1915 di Suryalaya, Tasikmalaya. Ia anak kelima dari Syekh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad, atau Abah Sepuh, pendiri Pesantren Suryalaya. Sebuah pesantren tasawuf yang khusus mengajarkan Thariqat Qadiriyyah Naqsabandiyah (TQN).

Ia memasuki bangku sekolah dasar (Vervooleg school) di Ciamis, pada usia 8 tahun. Lima tahun kemudian melanjutkan ke madrasah tsanawiyah di kota yang sama. Usai tsanawiyah, barulah ia belajar ilmu agama Islam, secara lebih khusus di berbagai pesantren.

Ia keluar masuk berbagai macam pesantren yang ada di sekitar Jawa Barat seperti, Pesantren Cicariang dan Pesantren Jambudwipa di Cianjur untuk ilmu-ilmu alat dan ushuluddin. Sedangkan di Pesantren Cireungas, ia juga belajar ilmu silat. Minatnya untuk belajar silat diperdalam ke Pesantren Citengah yang dipimpin oleh Haji Djunaedi yang terkenal ahli “alat”, jago silat dan ahli hikmat.

Kegemarannya menuntut ilmu, menyebabkan Abah Anom menguasai berbagai macam ilmu keislaman pada usia relatif muda (18 tahun). Didukung dengan ketertarikannya pada dunia pesantren, telah mendorong ayahnya yang dedengkot Thoriqot Qadiriyah Naqsabandiyah (TQN) untuk mengajarinya dzikir TQN. Sehingga ia menjadi wakil talqin ayahnya pada usia relatif muda.

Mungkin sejak itulah, ia lebih di kenal dengan sebutan Abah Anom. Ia resmi menjadi mursyid (pembimbing) TQN di Pesantren tasawuf itu sejak tahun 1950. Sebuah masa yang rawan dengan berbagai kekerasan bersenjata antar berbagai kelompok yang ada di masyarakat, terutama antara DI/TII melawan TNI.

“Tasawuf tidak hanya produk asli Islam, tapi ia telah berhasil mengembalikan umat Islam kepada keaslian agamanya pada kurun-kurun tertentu,” tegas Abah Anom, tentang eksistensi tasawuf dalam ajaran Islam.

Tasawuf yang dipahami Abah Anom, bukanlah kebanyakan tasawuf yang cenderung mengabaikan syari’ah karena mengutamakan dhauq (rasa). Menurutnya, sufi dan pengamal tarekat tidak boleh meninggalkan ilmu syari’ah atau ilmu fiqih. Bahkan, menurutnya lagi, ilmu syari’ah adalah jalan menuju ma’rifat.

Ia, sebagaimana lazimnya sosok sufi, tak ingin terkenal. “Ia amat sulit untuk diwawancarai wartawan, karena beliau tak ingin dikenal orang,” ungkap Ustadz Wahfiudin, mubaligh Jakarta yang menjadi salah seorang muridnya.

Kendati demikian, ia bukanlah sosok sufi yang lari ke hutan-hutan dan gunung-gunung, seperti legenda sufi yang sering mampir ke telinga kita. Yang hidup untuk dirinya sendiri, dan menuding masyarakat sebagai musuh yang menghalangi dirinya dari Allah swt. Ia akrab dengan berbagai medan kehidupan, mulai dari pertanian sampai pertempuran.

Pada tahun 50-60-an kondisi perekonomian rakyat amat mengkhawatirkan. Abah Anom turun sebagai pelopor pemberdayaan ekonomi umat. Ia aktif membangun irigasi untuk mengatur pertanian, juga pembangunan kincir angin untuk pembangkit tenaga listrik.

Bahkan Abah Anom membuat semacam program swasembada beras di kalangan masyarakat Jawa Barat untuk mengantisipasi krisis pangan. Aktivitas ini telah memaksa Menteri Kesejahteraan Rakyat Suprayogi dan Jendral A. H. Nasution untuk berkunjung dan meninjau aktifitas itu di Pesantren Suryalaya.

Medan pertempuran bukanlah wilayah asing bagi Abah Anom. Pada masa-masa perang kemerdekaan, bersama Brig. Jend. Akil bahu-membahu memulihkan keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Ketika pemberontakan PKI meletus (1965), ia bersama para santrinya melakukan perlawanan bersenjata.

Bahkan tidak hanya sampai di situ, Abah Anom membuat program “rehabilitasi ruhani” bagi para mantan PKI. Tak heran, jika Abah mendapat berbagai penghargaan dari Jawatan Rohani Islam Kodam VI Siliwangi, Gubernur Jawa Barat dan instansi lainnya.

Medan pendidikan juga tak luput dari ruang aktivitasnya. Mulai dari pendirian Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah ‘Aliyah pada tahun 1977, sampai pendirian Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah pada tahun 1986.

Kiprahnya yang utuh di berbagai bidang kehidupan manusia, ternyata berawal dari pemahamannya tentang makna zuhud. Jika kebanyakan kaum sufi berpendapat zuhud adalah meninggalkan dunia, yang berdampak pada kemunduran umat Islam. Maka menurut pendapat Abah Anom,

“Zuhud adalah qasr al-’amal artinya, pendek angan-angan, tidak banyak mengkhayal dan bersikap realistis. Jadi zuhud bukan berarti makan ala kadarnya dan berpakaian compang camping.”

Abah merujuk pada surat An-Nur ayat 37 yaitu, “Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah dan dari mendirikan shalat, (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati menjadi guncang.”

Jadi, menurut beliau seorang yang zuhud adalah orang yang mampu mengendalikan harta kekayaannya untuk menjadi pelayannya, sedangkan ia sendiri dapat berkhidmat kepada Allah swt semata. Atau seperti dikatakan Syekh Abdul Qadir Jailani,

“Dudukkanlah dirimu bersama kehidupan duniawi, sedangkan kalbumu bersama kehidupan akhirat, dan rasamu bersama Rabbmu.”

Inabah

Mengentaskan manusia dari limbah kenistaan bukanlah perkara mudah. Abah Anom memiliki landasan teoritis yang kuat untuk merumuskan metode penyembuhan ruhani, semuanya ada dalam nama pesantren itu sendiri yaitu, Inabah.

Abah Anom menjadikan Inabah tidak hanya sekedar nama bagi pesantrennya, tapi lebih dari itu, ia adalah landasan teoritis untuk membebaskan pasien dari gangguan kejiwaan karena ketergantungan terhadap obat-obat terlarang. Dalam kacamata tasawuf, ia adalah nama sebuah peringkat ruhani (maqam), yang harus dilalui seorang sufi dalam perjalanan ruhani menuju Allah swt.

“..Salah satu hasil dari muraqabatullah adalah al-inabah yang maknanya kembali dari maksiat menuju kepada ketaatan kepada Allah swt karena merasa malu ‘melihat’ Allah,” jelas Abah yang merujuk pada kitab Taharat Al-Qulub.

Dalam teori inabah, untuk menancapkan iman dalam qalbu, tak ada cara lain kecuali dengan dzikir laa ilaha ilallah, cara ini di kalangan TQN disebut talqin. Demikian juga dalam mesikapi mereka yang dirawat di pesantren Inabah. Mereka harus diberikan ‘pedang’ untuk menghalau musuh-musuh di dalam hati mereka, pedang itu adalah dzikrullah.

Orang-orang yang dirawat di Inabah diperlakukan seperti orang yang terkena penyakit hati, yang terjebak dalam kesulitan, kebingungan dan kesedihan. Mereka telah dilalaikan dan disesatkan setan sehingga tak mampu lagi berdzikir pada-Nya. Ibarat orang yang tak memiliki senjata lagi menghadapi musuh-musuhnya. Walhasil, obat untuk mereka adalah dzikir.

Shalat adalah salah satu bentuk dzikir. Menurut pandangan Abah Anom, para pasien itu belum dapat shalat karena masih dalam keadaan mabuk (sukara), karena itu langkah awalnya adalah menyadarkan mereka dari keadaan mabuk dengan mandi junub. Apalagi sifat pemabuk adalah ghadab (pemarah), yang merupakan perbuatan syaithan yang terbuat dari api. Obatnya tiada lain kecuali air.

Jadi, selain dzikir dan shalat, untuk menyembuhkan para pasien itu digunakan metode wudlu dan mandi junub. Perpaduan kedua metode itu sampai kini tetap digunakan Abah Anom untuk mengobati para pasiennya dari yang paling ringan sampai yang paling berat, dan cukup berhasil. Buktinya, cabang Inabah tak hanya di Indonesia, di Singapura langsung berdiri sebuah cabang serta Malaysia dua buah cabang. Belum lagi tamu-tamu yang mengalir dari berbagai benua seperti Afrika, Eropa dan Amerika.

dari Suara Hidayatullah, 1999
sumber: http://muslimdelft.nl/titian_ilmu/biografi/abah_anom_sufi_yang_tak_menyendiri.php

Popularity: 52% [?]

128 Responses to “Abah Anom Suryalaya”

  1. asepm says:

    Ass.
    Apakah Abah Anom dapat menerima konsultasi rohani dll, dengan seoarang yang belum pernah di kenal sebelumnya…?

    Saya ingin berkomunikasi dan berkonsultasi…

    Bagi yang mengetahui mohon bantuannya..

    Wss.

  2. informasinya kalau bisa ditambah tiap hari tentang aktivitasnya

  3. arif says:

    Saya pingin banyak pengetahuan lagi, tentang mendapatkan/ mengerti rahasia hidup. Pasti semua yang masuk juga mencari rahasia ini untuk mencapa tujuannya/ kesuksesan dalam hidup. Semoga abah anom membaginya dengan kita.

    Wasalam
    Arif

  4. ass.saya salah satu murid Abah Anom di talkin baru 1 x apakah saya bisa bertemu sama abah nggak. seandainya saya berkunjung kesana karna saya posisi sekarang di karawang, dan diterima.

  5. ass.wr…
    menjawab pertanyaan diatas…silakan email ke saya…insya alloh saya bisa membantu para ikhwan/akhwat yang mau tahu tentang suryalaya atau PANGERSA ABAH ANOM

  6. maulana says:

    klo mo tau ttg abah anom beliau hny mengajarkan 2 dzikir utk kita menghadap ALLAH nantinya..kami keluarga besar TQN PONPES SURYALAYA TASIKMALYA KORWIL BALI SIAP MEMBANTU ANDA

  7. hans says:

    Untuk anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Pondok Pesantren Suryalaya dan Abah Anom (KH. Ahmad Shahibul Wafa Tajul ‘Arifin) silakan click http://www.suryalaya.org email madrasah@suryalaya.org

    Atau beberapa link yang terkait dengan suryalaya.org, yaitu antara lain : http://www.qalbu.net; http://www.khadijahmosque.org;

    Wassalam
    Hans

  8. faisal says:

    anda yg ingin mengentahui ttg TQN, abah anom, atau suryalaya..

    mdh2an sy bs bantu

    terutama untuk anak muda, ga usah gengsi atau malu, mungkin dng saya lo pade bs nanya2 coz qta sepantaran.

    silahkan simak blog sy di friendster dng nama email yg sama

  9. gatot says:

    ass
    dl aq pernah menjalani TQN sampai sekarang pun masih
    kenapa kq setelah saya bekerja saya jadi agak kendor gmn solusinya

  10. imron says:

    bagi yg sdh di talqin & msh mengamalkannya trus kendor?….tipsnya rajin2lah ikut khataman dzikir dan manaqib ditempat yg terdekat dgn anda lebih bagus ke tasik,dengan istiqomah berjamaah akan tau jawabannya..salam kami dari ikhwan TQN Bali

  11. Nindiar R. Abdullah says:

    Ass.,

    saya orang Bdg yg kebetulan menikah dgn anak perempuan dari familinya Pangersa Abah, sehingga saya sering pp bdg-tsk. Setiap saya kendor, saya pasti ke sana. Bagi yang ingin ke sana, tapi bingung mau istirahat dimana, e-mail saya. Mertua saya baek kq.

    Nindiar R.A.

  12. ucok says:

    Asslm – ibarat sapu lidi kalau hanya satu lidi tdk bisa di pakai untuk menyapu penyakit penyakit hati kita.mari kita sama sama berjamaah menjalankan amaliah TQN.wslm-

  13. awang tirmidzi bin haji awang sapiee says:

    saya dari sibu sarawak. setelah mengamal dhikir TQN, saya berasa amat tenang menjalani kehidupan seharian . saya bersyukur kehadrat illah kerana hidup dahulu gelap kini kian bersinar. setinggi-tinggi terima kasih saya ucapkan pada ABAH ANOM SURYALAYA.

  14. mahtub says:

    saya juga murid abah anom di Pati Jateng. Jika ihwan ahawat butuh info jauh di posting.

  15. bambang aateh says:

    apakah pp surya laya menyediakan tanya jawab tentang TQN melalui internet?

  16. irfan says:

    Wah, bagus sekali artikelnya tentang abah anom.. mudah2an jadi barokah..btw ada blog yang berisi hadist2 dzikir + Dzikir TQN di http://hudaya-organization.blogspot.com

  17. ilyas says:

    saya pertama kali tahu tentang TQN sekitar 2003, waktu itu di Bekasi (Ust. Ali H. – korwil Jatim) tapi awalnya masih bingung knp dzikir perlu keras suara-nya? apalagi saat itu, lebih senang dengarin ceramah Aa Gym. bahkan, sempat ketemu Abah Anom di Singapura saat peresmian mesjid yg dibangun oleh murid Abah disana, saya juga pernah ikut ziarah Walisongo 3x dengan rombongan Suryalaya korwil Jatim pada 2004,2005, 2006, pada saat itu sdh ditalqin, tapi blm sreg 100% dan blm siap & mampu mengamalkan dgn istiqomah.

    Alhamdulillah, pada Desember 2006, ada suatu kejadian, yg membuat saya down/ bingung dan saya putuskan utk pergi sendirian ke Suryalaya, padahal belum hafal banget dgn jalur kesana… apalagi kalo nyetir di tol & kena Ac, penyakit ngantuk suka kambuh… he.. he… he.

    ketemu Abah disana, nginap 2 hari di rmh warga, lalu pamit pulang, perjalanan lancar & tidak melelahkan dibanding kena macet di Jl. Sudirman – Jkt. Sejak saat itu, Insya Allah selalu hadir saat Manaqib di Suryalaya, dgn hati lebih tenang & ikhlas.

    bagi, ikhwan di Jkt yg mau manaqib, Insya Allah, pada rabu pukul 9.30 pagi s/d 12.00 ( hari rabu pada minggu terakhir setiap bulan-nya) dapat hadir di Taman Kemang no. 20 – kemang, Jaksel. dekat Kemchiks kemang.

    Wassalam…

  18. ARVHICO ARMA says:

    ass……. SALAM SEMUANYA BUAT ALUMNI ASRAMA PUTRA PONPES SURYALAYA ANGKATAN TAHUN 1999…….

    aku kangen sama suryalaya………

  19. ARVHICO ARMA says:

    mama otin aku kangen sama pondok pesantren suryalaya……..

    anak didik mu ARVHICO ARMA

  20. iam jalilah says:

    saya orang suryalaya, tetap semangat !!!

  21. atus says:

    QOLBU BERBALUT NAFSU

    Mengingat betapa dahsatnya pengaruh buruk bujukan nafsu didalam diri manusia, Syekh Abdullah Mubarok bin Nur Muhamad ra dalam wasiat kepada seluruh murid-muridnya yang lebih populer disebut Tanbih, beliau menigingatkan. “Insafilah hai murid-murid, jangan terpaut oleh bujukan nafsu., terpengaruh oleh godaan syetan, waspadalah akan jalan penyelewengan terhadap perintah Agama maupun Negara, agar dapat meneliti diri, kalau-kalau tertarik oleh bisikan Iblis yang selalu menyelinap dalam hati sanubari kita semua”.

    Wasiat di atas bagi ikhwan yang sedang belajar menata hati dengan selalu mengingat Allah swt, dawam didengar dalam khidmat amaliah manakib, sekurang-kurangnya satu bulan sekali. Wasiat ini sejalan dengan wahyu Allah swt yang diterima olah Nabi Daud a.s. “Wahai Daud, peringatilah ummatmu agar menghindari diri dari bujukan nafsu. Hati yang dikuasai nafsu dengan (syahwat) dunia, membuat akal pikirannya terhalang dari rahmat Ku”. Terdapat dalam kitab Jami’ul usul al-aulia halaman 226. dan Risalatulqusairiyah halaman154.

    Sayyidina Ali bin Abitho

  22. aziz says:

    ikhwan suryalaya koq pada ngumpul disini ayo kita manakiban di masjid kubah emas setelah sukses tgl 18 sept 2008 insya Alloh taip bulan akan diadakan terus untuk bulan ini hari sabtu tgl 22 okt 2008, hadir yah..

  23. Gunadi muslim says:

    Assalamualaikum. Saya merasa malu sbgai umat islam baru tau adanya pp suryalaya dan sosok sufi di indo ini. Saya malu pada Allah dan nama saya yg jadi amanat dr kdua orangtua saya. Besar keinginan berkunjung ke suryalaya namun takut. Takut pada dosa yg menumpuk dan siksaat atas smua yg kulakukan smasa baligh dan slama hati ni kotor.
    Dgn adanya manakiban keliling saya termotivasi untuk hadir, namun jadwal kemarin saya kecolongan. Tolong informasinya untuk jadwal di masjid agung purwakarta jabar. Terimakasih. Wassalamualaikum

  24. adiex says:

    siap besok meluncur ke suryalaya manakib

  25. madotz says:

    ila hadrotin syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin.ra .. al fatihah …… dst …

  26. yudi says:

    mohon doa dan restunya supaya ikhwan dikabulkan semua hajatnya : cepat lulus kuliah, cepat dapat kerja

  27. ikhwan says:

    Assalamu’alaikum wr. wb

    Salam Kenal
    Semoga semua hajat ikhwan / akhwat TQN diqobul Alloh SWT..

    http://ikhwansuryalaya.wordpress.com

  28. ian says:

    Assalamu’alaikum wr….wb…..
    Semoga rahmat-Nya selalu tercurahkan untuk guru kita Syekh Ahmad Shohibhulwafa Tajul Arifin. Walo guru jauh dari penglihtn seorg murid, tapi seorang murid hruslh dpt menghdirkn sosok seorang guru. munkin sy ukhwan yg terdmpr dikota gudeg dimana lingkungn blm bs mendukung da’wah TQN. Salam Cinta & Rindu Tuk Guru

  29. Handriko Gasanova Prima Putra says:

    Pa kabar teman2 alumni Suryalaya Ang 99/02, kapan kita kumpul lg. Pa kbr anak2 SMU SERBA BAKTI Ang 99/02 dan adik2 tingkat, penah dulu ada anak Palembang yang ngeledakin kelas memakai mercon yg gede trus tawuran ama anak MA gara2 main basket(jangan dicontoh ya).
    Buat Agus Ludiansyah,Ahmad Darus Hadi, Fauzan Gemuk,Iskandar,Agus Komarudain,Ano Suarno dan buat teman2 yg tak bisa disebutkan satu persatu “WE ARE ONE IN PEACE” OKE.
    Klo mau ngubungi gw ; – 085267665036
    – 07337022402
    – 0733322435(rmh)
    – 0733452243(kntr)
    Email: gikho@yahoo.co.id

  30. ian says:

    Assalamu’alaikum ikhwan Tqn
    keep istikhomah ya….

  31. Handriko Gasanova Prima Putra says:

    Buat Arma pasti lo kenal ma Darmawan Yanto( yanto) anak palembang, doi udah jd Polisi sekarang. dia tugas di Kota Lubuk Linggau. Ini nomor HP dia 081377779777. mudah-mudahan lo bisa cerita kenagan di Suryalaya.

  32. Handriko Gasanova Prima Putra says:

    yoi ian, thanks motivasi nya

  33. yuyut andhi rossi says:

    setiap penyakit pasti ada obat nya obat penyakit hati hanya satu DZIKRULLOH ihwan denpasar bali

  34. yuyut andhi rossi says:

    bagi semua ihwan dan ahwat di seluruh dunia yg mau informasi tentang BALI kami siap membantu kirim email ke yuyut.ar@gmail.com

  35. moehammad arief rachman says:

    penggalan ayat Al-qur’an yang mungkin bisa mengingatkan kita kepada Allah:
    Allah berfirman dalam surat al Ankabut ayat 45:”sesungguhnya pekerjaan yang paling agung adalah mengingat Allah”. (Ikhwan TQN cabang Cianjur)

  36. Imam Faisal says:

    bagi siapa aja yg ingin mencari kesejatian hidup, ketenangan hidup, dan kedamaian hidup, temukan semuanya hanya di suryalaya..insya ALLAH selamat dunia dan akhirat..
    salam kenal..

    Imam faisal

  37. riyani says:

    kalau ingin bahagia dunia dan akhirat, maka kuncinya adalah dengan dzikrullah. Maka berbahagialah yang sudah menjadi murid Abah Anom, karena beliaulah yang akan menuntun kita. Dzikrullah ini sangat penting untuk membersihkan hati kita, karena yang diterima oleh Allah hanyalah qalbun salim (hati yang selamat, hati yang suci). Mudah-mudahan kita selalu istiqomah dengan dzikir kita dan tidak lupa kepada Allah. Amiin..

  38. ferry.nursuardi says:

    ass.wr.wb
    Bagi ikhwan/wat yg berada di wil cibubur,manakib ada di rumah saya setiap sabtu minggu ke 3 magrib.rafles hills blok i 6 no 15 cibubur.an.Ir.Ferry Nursuardi ( alumni inabah Th 80 dan sma YSB Thn 82 )

    Wass

  39. Andesit The Hard Rock says:

    Ass….Gw sekarang ini gi job d tengah utan Kalimantan nih … gw ga sengaja masuk ke sini … Subhanalloh … ga nyangka .. ada komunitas TQN dsini … qta buat blog yuk … buat silahtuhrahmi … pa lagi buat orang2 yg kyak gw gini … kyaknya butuh banget info via blog deh, tuk bisa silahtuhrahmi … Thanx..Wass.
    Ila Hadrotin Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin.ra .. al fatihah —- >>>

  40. Andesit The Hard Rock says:

    wa ilah hadhroti syekh mursyid fii hadza zamaan.. Achmad Shohibbulwafa Tajul Arifin qs… al-fatihah…>>>>>>>

  41. Andesit The Hard Rock says:

    ilahadhroti sayyidina syekh Abdul Qadir Jailani qs … al-fatihah…>>>>>>>

  42. Da'i Kembar says:

    Semoga Qta diakui jadi muridnya Sulthon Awliya Ass-Sayyid ‘Al-’Alamah ‘Al’Arif Billah Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul ‘Arifin r.a
    Semoga dipanjangkan usia dunianya untuk membingbing qta dan umat islam yang membutuhkan cahayanya.
    http://daikembar.wordpress.com/

  43. Dai Kembar says:

    Semoga qta diakui menjadi muridnya Sulthon Awliya As-Sayyid ‘Al-’Alamah ‘Al-’Arif Billah Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul ‘Arifin r.a
    Semoga beliau dipanjangkan usia dunianya untuk membingbingkita menuju cahayaNya.
    http://daikembar.wordpress.com/

  44. ridwan says:

    abah anom is a perfect sufi and he never becames angry. he is always patient to guide us even we have mistakes. we wish that abah Anom can live for long time and Allah always gives him mercies and blessing, amin

  45. sesatkah ini? says:

    http://i465.photobucket.com/albums/rr11/djenova/IMG_0002.jpg

    ada yang kenal dengan orang ini? atau dia hanyalah penipu berkedok abah anom.. ayahku habis 100 juta hanya untuk pengajian yg gak jelas tujuannya…

    setiap perbuatan pasti ada akibatnya, karna gw yang akan membuat akibatnya…

  46. kang endi says:

    Puji syukur ke HadiratNya..saya bisa ngajak istri&anak2 saya ke Suryalaya..Alhamdullilah bisa di Talqin sama Bp.Ustd H.Sandisi..mudah2an Insya Allah saya sekeluarga dapat menjalankan apa yg menjadi kewajiban kaum Muslim yg berkiblat pada TQN,Dzikir bisa membuat ketenangan lahir & bathin juga tidak lupa akan duniawi..Illahi anta maqsudi waridoka matlubi atini maha bataka wa mari’fataka….Amiin Ya Allah Ya Robbal Alamin..

  47. Mr. Jack says:

    Boleh2 saja dan memang sangat disarankan seorang murid menghormati dan menghargai seorang Gurunya, tapi tidak dengan menciumi, mencuci kaki seorang abah anom hanya dengan “MENGALAP BERKAHNYA DIA”.

    karena bisa jadi I’tikad baik dengan mencuci kakinya dia bahkan akan merusak IMAN sesorang karena dihatinya tertanam Syirik I’tikad.

    Saya Ingin menanyakan seberapa sucikah dia(“Abah ANOM”) jika dibandingkan dengan ulama-ulama Lainnya??

    dan kenapa sosok yang paling ditonjolkan dalam mendo’akan adalah Syeh Abdul Qodir Djailani dan Abah Anom itu sendiri??

    Kenapa kalau Rosul sendiri(MUHAMMAD S.A.W) kurang di gembor-gemborkan dalam isi ceramah?

    saya juga pernah melihat dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri bahwa dalam ucapan salah satu ceramah Muridnya mengatakan seperti ini:
    “BETAPA SANGAT AGUNGNYA PENGERSA ABAH ANOOOOM.”

    maksudnya apaan sich..?? Agung seperti ROSULULLAH S.A.W???

    hihiih.. nggak Kali!!
    kalo teman-teman sesama muslim ingin mengomentari tulisan saya ini dan memberi penjelesan dengan benar kepada saya, kalian boleh kirim email ke alamat saya : bluezjack4@gmail.com atau jaja_vb@yahoo.com

    terima kasih. mungkin saya masih belum paham apa sebenarnya tujuan darii pesantren suryalaya itu sendiri..

    Wassalam

    Mr. Jack/ Nu ganteng tea…

  48. andry says:

    Assalamualaikum.
    Saya salah satu ikhwan TQN. InsyaAllah saya ingin bawa kawan saya/ keluarga ybs untuk berkonsultasi langsung dengan Abah Anom, tentang sesuatu hal/masalah. Apakah bisa? Untuk itu bagaimana caranya? apakah memungkinkan buat perjanjian terlebih dahulu.

    Terimakasih atas sarannya.
    Wassalamualaikum Wr Wb

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word