<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Ibnu Katsir</title>
	<atom:link href="http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html</link>
	<description>kisah nabi, rosul, sahabat, imam dan orang sholeh</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 05:16:22 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Mustafa Adnani</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html/comment-page-1#comment-963</link>
		<dc:creator>Mustafa Adnani</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 03:00:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html#comment-963</guid>
		<description>Ass. Komen mas Wagisan is really appreciated. Banyak yg harus kita elaborasi ihwal shalawat ini.Dari sisi etimology saja sudah ada perbedaan arti. Karena dari jenis kata, antara shalat dan shalawat memilki persamaan arti. Shalat dalam bentuk tunggal (singular/mufrad) sedangkan shalawat dalam bentuk banyak (plural/jama&#039; (k)) akar katanya shallaa, berarti menjadikan sesuatu masuk ke dalam sesuatu. Lihat dlm QS2:238 (HAFIDHUU &#039;ALASH-SHALAAWATI WASH-SHALAATIL WUS-THAA ...= Jagalah/peliharalah (laksanakanlah) shalat-shalat (a.l. yg 5 waktu, dan shalat yg ada di antara dua shalat, a.l. shalat &#039;Ashar yg  berada di antara Dzuhur dan maghrib, sehingga tidak satu shalat lima waktupun tertinggal). Setelah melalui perjalanan agama yg panjang, muncul pendapat Abu &#039;Aliyah bahwa kalau Allah ber shalawat artinya memberi rahmat kpd Rasulullah, kalau Malaikat shalawatnya berarti minta ampunan agar Rasulullah diampuni dosanya (sepertinya Rasulullah gak bisa mohon ampun langsung) kalau shalawat kita-kita artinya nendo&#039;akan Rasulullah. Ini, hanya salah satu pendapat. Dgn kemampuan kita mengkaji, masih ada opsi lain dlm mengartikan shalawat dlm QS33:56 tsb. Anehnya lagi, kalau menurut Al Quran sendiri (QS33:56) perintah shalawat kpd kaum yg beriman itu hanya untuk seseorang saja, yakni Rasulullah. Namun ketika Rasulullah sudah wafat yang dishalawatin bertambah dua, yakni (1). Aalihi/keluarganya yg kemudian menjadi group Ahlul Baytdan (2) Wa shah-bihi: teman-teman, atau para sahabatnya, kemudian tembus kepada (3)tabi&#039;in serta tabi&#039;innatttabi&#039;iin. Ahirnya arti shalat dan shalawaat menjadi dewek-dewek. Shalat adalah yg selama ini kita kerjakan (termsuk lima waktu dan sunat-sunatnya)sedangkan shalawat adalah ungkapan : Allahumma shalli &#039;ala Muhammad plus wa &#039;alaa aalihi, wa shahbihi). Mari berfikir cerdas,dgn cara mengkaji ulang keagamaan. Wass.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. Komen mas Wagisan is really appreciated. Banyak yg harus kita elaborasi ihwal shalawat ini.Dari sisi etimology saja sudah ada perbedaan arti. Karena dari jenis kata, antara shalat dan shalawat memilki persamaan arti. Shalat dalam bentuk tunggal (singular/mufrad) sedangkan shalawat dalam bentuk banyak (plural/jama&#8217; (k)) akar katanya shallaa, berarti menjadikan sesuatu masuk ke dalam sesuatu. Lihat dlm QS2:238 (HAFIDHUU &#8216;ALASH-SHALAAWATI WASH-SHALAATIL WUS-THAA &#8230;= Jagalah/peliharalah (laksanakanlah) shalat-shalat (a.l. yg 5 waktu, dan shalat yg ada di antara dua shalat, a.l. shalat &#8216;Ashar yg  berada di antara Dzuhur dan maghrib, sehingga tidak satu shalat lima waktupun tertinggal). Setelah melalui perjalanan agama yg panjang, muncul pendapat Abu &#8216;Aliyah bahwa kalau Allah ber shalawat artinya memberi rahmat kpd Rasulullah, kalau Malaikat shalawatnya berarti minta ampunan agar Rasulullah diampuni dosanya (sepertinya Rasulullah gak bisa mohon ampun langsung) kalau shalawat kita-kita artinya nendo&#8217;akan Rasulullah. Ini, hanya salah satu pendapat. Dgn kemampuan kita mengkaji, masih ada opsi lain dlm mengartikan shalawat dlm QS33:56 tsb. Anehnya lagi, kalau menurut Al Quran sendiri (QS33:56) perintah shalawat kpd kaum yg beriman itu hanya untuk seseorang saja, yakni Rasulullah. Namun ketika Rasulullah sudah wafat yang dishalawatin bertambah dua, yakni (1). Aalihi/keluarganya yg kemudian menjadi group Ahlul Baytdan (2) Wa shah-bihi: teman-teman, atau para sahabatnya, kemudian tembus kepada (3)tabi&#8217;in serta tabi&#8217;innatttabi&#8217;iin. Ahirnya arti shalat dan shalawaat menjadi dewek-dewek. Shalat adalah yg selama ini kita kerjakan (termsuk lima waktu dan sunat-sunatnya)sedangkan shalawat adalah ungkapan : Allahumma shalli &#8216;ala Muhammad plus wa &#8216;alaa aalihi, wa shahbihi). Mari berfikir cerdas,dgn cara mengkaji ulang keagamaan. Wass.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iqbal Masril Djanaik</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html/comment-page-1#comment-812</link>
		<dc:creator>Iqbal Masril Djanaik</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2010 04:45:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html#comment-812</guid>
		<description>alhamdulillah.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>alhamdulillah&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eko</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html/comment-page-1#comment-776</link>
		<dc:creator>eko</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Sep 2010 11:56:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html#comment-776</guid>
		<description>makasih atas infonya mas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makasih atas infonya mas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Denbaguse</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html/comment-page-1#comment-769</link>
		<dc:creator>Denbaguse</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 21:37:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html#comment-769</guid>
		<description>mas ijin sedot ya... mksih banyak sebelumnya..
Jazakumullahu khoiron katsira..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas ijin sedot ya&#8230; mksih banyak sebelumnya..<br />
Jazakumullahu khoiron katsira..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agung</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html/comment-page-1#comment-761</link>
		<dc:creator>agung</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 03:26:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html#comment-761</guid>
		<description>tolong saya minta buku pemikiran hukum islam ibnu katsir..., penting. lagi nulis nih..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tolong saya minta buku pemikiran hukum islam ibnu katsir&#8230;, penting. lagi nulis nih..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wagisan</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html/comment-page-1#comment-463</link>
		<dc:creator>wagisan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 14:15:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html#comment-463</guid>
		<description>wah, ga nyangka. bahwa untuk menjelaskan firman alloh yang berbunyi &quot;Allah bersolawat dan malaikat juga bersolawat untuk muhamad&quot; (kira2 begitu bunyinya) umat islam butuh waktu 700 tahun untuk menjawab kebingungannya karena apakah mungkin Allah dan malaikatnya bersalawat untuk muhamad dimana harus mengucapkan allahumasali......dst, maupun assayuhan nabi.....dst. dimana intinya salawat adalah mengucapkan doa2 pada muhamad agar muhamad selamat( padahal doa seharusnya ditujukanpada Allah).
tafsir ibnu katsir ini boleh juga sehingga membuat firman Alloh tampak masuk akal sebab kan tidak mungkin Allah dan malaikat mengucapkan doa2 pada nabinya agar si nabi selamat. Sebab kalo Allah berdoa memohan keslamatan untuk nabinya, Allah tsb mohon pada siapa ya, jadi timbullah tafsir ini supaya firman Alloh tsb tanpak masuk akal.
Tapi coba para umat islam berpikir dengan kritis dimana muhamad mengklaim bahwa quran adalah wahyu Allah (firman/kalimat dari Allah sendiri) dan muhamad tidak pernah merubah redaksional(kata tiap kata) jadi apakah mungkin Allah berfirman &quot;Allah bersolawat dan juga malaikat bersolawat pada nabi&quot; bukankah seharusnya berbentuk &quot;AKU bersolawat dan malaikat bersolawat pada nabiKU.....&quot; (itupun kalo Allah betsolawat(berdoa) bagi nabinya)
mohon umat islam merenungkan, agar tudak semakin jauh tersesat.
shalom.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah, ga nyangka. bahwa untuk menjelaskan firman alloh yang berbunyi &#8220;Allah bersolawat dan malaikat juga bersolawat untuk muhamad&#8221; (kira2 begitu bunyinya) umat islam butuh waktu 700 tahun untuk menjawab kebingungannya karena apakah mungkin Allah dan malaikatnya bersalawat untuk muhamad dimana harus mengucapkan allahumasali&#8230;&#8230;dst, maupun assayuhan nabi&#8230;..dst. dimana intinya salawat adalah mengucapkan doa2 pada muhamad agar muhamad selamat( padahal doa seharusnya ditujukanpada Allah).<br />
tafsir ibnu katsir ini boleh juga sehingga membuat firman Alloh tampak masuk akal sebab kan tidak mungkin Allah dan malaikat mengucapkan doa2 pada nabinya agar si nabi selamat. Sebab kalo Allah berdoa memohan keslamatan untuk nabinya, Allah tsb mohon pada siapa ya, jadi timbullah tafsir ini supaya firman Alloh tsb tanpak masuk akal.<br />
Tapi coba para umat islam berpikir dengan kritis dimana muhamad mengklaim bahwa quran adalah wahyu Allah (firman/kalimat dari Allah sendiri) dan muhamad tidak pernah merubah redaksional(kata tiap kata) jadi apakah mungkin Allah berfirman &#8220;Allah bersolawat dan juga malaikat bersolawat pada nabi&#8221; bukankah seharusnya berbentuk &#8220;AKU bersolawat dan malaikat bersolawat pada nabiKU&#8230;..&#8221; (itupun kalo Allah betsolawat(berdoa) bagi nabinya)<br />
mohon umat islam merenungkan, agar tudak semakin jauh tersesat.<br />
shalom.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: saomii</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html/comment-page-1#comment-447</link>
		<dc:creator>saomii</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 00:51:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html#comment-447</guid>
		<description>WAUUUU.........
kerennn</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>WAUUUU&#8230;&#8230;&#8230;<br />
kerennn</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dyd</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html/comment-page-1#comment-312</link>
		<dc:creator>dyd</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 02:57:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/ibnu-katsir.html#comment-312</guid>
		<description>sedikit masukan, hari yang tertera di atas kok pakek &quot;pon&quot; segala...jazakilla</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sedikit masukan, hari yang tertera di atas kok pakek &#8220;pon&#8221; segala&#8230;jazakilla</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

