<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Imam Syafi&#8217;i r.a. (150H – 204H )</title>
	<atom:link href="http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html</link>
	<description>kisah nabi, rosul, sahabat, imam dan orang sholeh</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 06:35:21 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: zainal arifin</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html/comment-page-1#comment-1112</link>
		<dc:creator>zainal arifin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 06:29:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/2007/06/19/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html#comment-1112</guid>
		<description>nafsu ada 3 macam: 1. Nafs Ammarah

Sumber pertama yang merupakan pangkal dan daripadanya tim¬bul semua keadaan thobi’i (Keadaan alamiah) manusia, Alquran Suci menamakan-nya nafs ammarah, seba¬gaimana dikatakan-Nya:

    “…Sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kepada kejahatan..” (Q.S 12:53)

2. Nafs Lawwamah

Keadaan kedua, yaitu Tingkatan akhlaki yang dalam Al-Qur’an dinamai nafs lawwamah. Sebagaimana firman Allah Ta’ala di dalam Alquran Suci:

    “Dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali dirinya sendiri. (Q.S 75:2)”

3. Nafs Muthmainnah

Kemudian ada sumber ketiga yang boleh dikatakan sumber keadaan keadaan rohani. Alquran Suci menyebut sumber ini nafs muthmainnah, sebagaimana dikatakannya:

    “Hai jiwa yang tenteram dan mendapat ketenteraman dari Tuhan! Kembalilah kepada Rabb mu! Kamu senang kepada Nya dan Dia senang kepadamu. Maka bergabunglah dengan hamba hamba Ku dan masuklah ke dalam surga Ku”. (Q.S. 89:27 30).

(siapa yang bisa mengendalikan tiga ini, maka dia akan di sebut mahluk sempurna.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nafsu ada 3 macam: 1. Nafs Ammarah</p>
<p>Sumber pertama yang merupakan pangkal dan daripadanya tim¬bul semua keadaan thobi’i (Keadaan alamiah) manusia, Alquran Suci menamakan-nya nafs ammarah, seba¬gaimana dikatakan-Nya:</p>
<p>    “…Sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kepada kejahatan..” (Q.S 12:53)</p>
<p>2. Nafs Lawwamah</p>
<p>Keadaan kedua, yaitu Tingkatan akhlaki yang dalam Al-Qur’an dinamai nafs lawwamah. Sebagaimana firman Allah Ta’ala di dalam Alquran Suci:</p>
<p>    “Dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali dirinya sendiri. (Q.S 75:2)”</p>
<p>3. Nafs Muthmainnah</p>
<p>Kemudian ada sumber ketiga yang boleh dikatakan sumber keadaan keadaan rohani. Alquran Suci menyebut sumber ini nafs muthmainnah, sebagaimana dikatakannya:</p>
<p>    “Hai jiwa yang tenteram dan mendapat ketenteraman dari Tuhan! Kembalilah kepada Rabb mu! Kamu senang kepada Nya dan Dia senang kepadamu. Maka bergabunglah dengan hamba hamba Ku dan masuklah ke dalam surga Ku”. (Q.S. 89:27 30).</p>
<p>(siapa yang bisa mengendalikan tiga ini, maka dia akan di sebut mahluk sempurna.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agung wicaksono</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html/comment-page-1#comment-1098</link>
		<dc:creator>agung wicaksono</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 03:27:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/2007/06/19/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html#comment-1098</guid>
		<description>ikut nimbrung nih,
kalo menurut saya nafsu ada untuk ditundukan.
seperti nafsu amarah, birahi, dan sebagainya diciptakan agar derajat manusia tinggi ketimbang makhluk-makhluk Allah lainnya. tapi dengan catatan &quot;BAGI YANG BISA MENUNDUKANNYA&quot; agar menjadi &quot;Nafsu yang tenang&quot;. hal ini sudah dijelaskan dalam buku karya Imam Al Ghazali yang berjudul &quot;Rahasia Hati&quot;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ikut nimbrung nih,<br />
kalo menurut saya nafsu ada untuk ditundukan.<br />
seperti nafsu amarah, birahi, dan sebagainya diciptakan agar derajat manusia tinggi ketimbang makhluk-makhluk Allah lainnya. tapi dengan catatan &#8220;BAGI YANG BISA MENUNDUKANNYA&#8221; agar menjadi &#8220;Nafsu yang tenang&#8221;. hal ini sudah dijelaskan dalam buku karya Imam Al Ghazali yang berjudul &#8220;Rahasia Hati&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tirta</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html/comment-page-1#comment-569</link>
		<dc:creator>tirta</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 03:35:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/2007/06/19/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html#comment-569</guid>
		<description>Nafsu adalah ujian buat manusia untuk menuju kesempurnaan iman.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nafsu adalah ujian buat manusia untuk menuju kesempurnaan iman.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: saomii</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html/comment-page-1#comment-451</link>
		<dc:creator>saomii</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 01:27:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/2007/06/19/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html#comment-451</guid>
		<description>kalo mnurut aq sich..
supaya ngebedain antra manusia ma malaikatt...
ge an, nama nya juga manusiaa,,,makhluk ALLAH yang paling sempurna...
hmm.keg nya gtu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo mnurut aq sich..<br />
supaya ngebedain antra manusia ma malaikatt&#8230;<br />
ge an, nama nya juga manusiaa,,,makhluk ALLAH yang paling sempurna&#8230;<br />
hmm.keg nya gtu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sandi</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html/comment-page-1#comment-271</link>
		<dc:creator>sandi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 08:31:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/2007/06/19/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html#comment-271</guid>
		<description>diantara alasan mengapa manusia diberi nafsu ialah agar manusia saling menyayangi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>diantara alasan mengapa manusia diberi nafsu ialah agar manusia saling menyayangi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aris Subagyo cahyono</title>
		<link>http://www.kisah.web.id/tokoh-islam/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html/comment-page-1#comment-77</link>
		<dc:creator>Aris Subagyo cahyono</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 06:53:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kisah.web.id/2007/06/19/imam-syafii-ra-150h-%e2%80%93-204h.html#comment-77</guid>
		<description>mengapa manusia dikasih nafsu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mengapa manusia dikasih nafsu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

