Gelar Timur Lenk
Timur Lenk mulai mempercayai Nasrudin, dan kadang mengajaknya berbincang soal kekuasaannya.
“Nasrudin,” katanya suatu hari, “Setiap khalifah di sini selalu memiliki gelar dengan nama Allah. Misalnya: Al-Muwaffiq Billah, Al-Mutawakkil ‘Alallah, Al-Mu’tashim Billah, Al-Watsiq Billah, dan lain-lain. Menurutmu, apakah gelar yang pantas untukku ?”
Cukup sulit, mengingat Timur Lenk adalah penguasa yang bengis. Tapi tak lama, Nasrudin menemukan jawabannya. “Saya kira, gelar yang paling pantas untuk Anda adalah Naudzu-Billah* saja.”
* “Aku berlindung kepada Allah (darinya)”
Popularity: 6% [?]

gelar tersebut sesuai dan cocok sekali untuk diberikan kepada yang terhormat para pejabat kita yang doyan makan uang rakyat alias korupsi
Gelar yg fantastis…boeat para pejabat korup !
NaudzubIllah…
orang-orang setengah baik berilah gelar insan,orag-orang yang seratus persen baik berilah julukan insan kamil,sedangkan yang sableng,yang keblinger,yang ok sufi berilah gelar insan khamil
IDEM DITO
orang yang jahat,gokil,and bakhil beri gelar insan khomil,orang yang baik,yang sholih beri gelar insan kamil,untuk yang setengah baik setengah jahat berilah gelar insan bathil.trims.abu fathan.