Notifikasi
Notifikasi
Telah rilis pembaruan template Gila Material Pro v1.3. Ada diskon hingga 15% untuk periode 15 - 18 November 2022. KLIK DISINI
Cari lowongan kerja

Kisah Lengkap Nabi Ilyas - Dakwah, Ujian, Mukjizat & Pelajaran Hidup

Kisah Lengkap Nabi Ilyas AS - Dakwah, Ujian, Mukjizat & Pelajaran Hidup

Kisah Nabi Ilyas AS: Sejarah, Dakwah, Ujian & Teladan Hidup

Kaligrafi Nabi Ilyas AS

Gambar Nabi Ilyas AS (public domain)

Nabi Ilyas alaihissalam adalah salah satu nabi dan rasul yang diutus Allah SWT untuk menyeru kaumnya, yakni Bani Israil, kembali kepada ketauhidan dan meninggalkan penyembahan berhala. Riwayat beliau disebutkan dalam beberapa bagian Al-Qur’an, salah satunya dalam Surah As-Saffat ayat 123-132 yang menjelaskan dakwah beliau kepada kaumnya yang menyembah berhala Baal dan menolak ajaran Allah SWT. :contentReference[oaicite:4]{index=4}

Latar Belakang Nabi Ilyas AS

Ilyas AS hidup di tengah masyarakat Bani Israil setelah masa Nabi Sulaiman AS. Beliau termasuk dalam garis keturunan Nabi Harun AS, sehingga memiliki latar belakang spiritual kuat yang mengakar pada tradisi para nabi sebelumnya. Pada masa itu, masyarakat Bani Israil kembali terjerumus dalam praktik syirik dan penyembahan patung Baal, meninggalkan ajaran tauhid yang dibawa oleh para nabi sebelumnya. :contentReference[oaicite:5]{index=5}

Ilustrasi Nabi Ilyas AS dan Khidr

Ilustrasi Nabi Ilyas AS bersama Khidr (public domain)

Penugasan Kenabian

Nabi Ilyas AS diutus Allah SWT dengan misi yang sangat jelas: mengajak kaumnya kembali kepada Allah, berpaling dari perbuatan syirik, serta menyeru mereka kepada kehidupan yang taat dan lurus. Dalam Al-Qur’an, seruan beliau dicatat dengan jelas bahwa beliau menegur kaumnya agar meninggalkan berhala dan kembali kepada Allah pencipta segala sesuatu. :contentReference[oaicite:7]{index=7}

Seruan beliau bukan hanya berupa ajakan verbal, tetapi juga sebuah seruan moral untuk kembali kepada akidah tauhid yang murni — sebuah ajaran yang mengakui hanya Allah SWT sebagai pencipta, pemelihara, dan tempat segala penghambaan. :contentReference[oaicite:8]{index=8}

Perjuangan Dakwah & Penolakan Kaum

Meskipun seruan beliau jelas dan penuh hikmah, banyak dari kaumnya yang menolak ajakan itu. Penolakan ini tidak hanya bersifat pasif, tetapi juga sekaligus mengejek, memusuhi, dan memperolok, termasuk dari para pemuka yang memimpin masyarakat dalam penyembahan berhala. Hal ini membuat dakwah Nabi Ilyas AS semakin berat, terutama ketika mayoritas masyarakat menolak menerima ajaran tauhid. :contentReference[oaicite:9]{index=9}

Ujian Kemarau & Doa Nabi Ilyas AS

Akibat penolakan keras terhadap dakwah beliau, Allah SWT menguji kaum tersebut dengan penghentian hujan dan munculnya kemarau panjang yang sangat hebat. Ujian ini membuat kehidupan rakyat menjadi sangat sulit, tanaman layu, ternak mati, dan sumber kehidupan semakin langka. Namun ujian tersebut bukan merupakan kemarahan semata, melainkan menjadi sarana agar kaum itu tersadar dan kembali kepada Allah SWT. :contentReference[oaicite:10]{index=10}

Nabi Ilyas AS tetap sabar dan tak putus berdoa kepada Allah SWT agar memberikan hidayah dan membuka pintu kesadaran bagi kaumnya. Ketika sebagian dari mereka mulai menunjukkan tanda-tanda pertobatan, Nabi Ilyas AS berdoa kepada Allah agar hujan kembali turun untuk mengakhiri penderitaan tersebut. Doa beliau terkabul atas izin Allah SWT dan hujan pun turun kembali, membawa kehidupan dan keberkahan. :contentReference[oaicite:11]{index=11}

Mukjizat Nabi Ilyas AS

Salah satu mukjizat yang dikenal dari Nabi Ilyas AS adalah turunnya hujan setelah doa beliau, yang menunjukkan kuasa Allah SWT atas segala sesuatu melalui hamba-Nya yang taat. Meskipun Al-Qur’an tidak menyebutkan semua mukjizat beliau, beberapa riwayat tafsir dan sejarah mencatat bahwa mukjizat ini menjadi tanda bahwa beliau adalah utusan Allah yang benar. :contentReference[oaicite:12]{index=12}

Nabi Al-Yasa’ AS sebagai Penerus Dakwah

Nabi Al-Yasa’ AS adalah murid yang dibimbing langsung oleh Nabi Ilyas AS dan kemudian menjadi penerus dakwah beliau setelah waktu kenabian berakhir. Nabi Al-Yasa’ AS sendiri kemudian diutus oleh Allah SWT untuk menyampaikan ajaran yang sama, yakni ajaran tauhid dan ketaatan kepada Allah, kepada kaum Bani Israil. :contentReference[oaicite:13]{index=13}

Ikon Nabi Ilyas AS

Ikon Nabi Ilyas AS (public domain)

Akhir Riwayat Nabi Ilyas AS

Tentang akhir riwayat beliau, beberapa riwayat menyebutkan bahwa Nabi Ilyas AS tidak meninggal seperti manusia pada umumnya, tetapi diangkat oleh Allah SWT ke hadirat-Nya. Namun sebagian ulama lain menganggap riwayat ini termasuk dalam Isra’iliyat dan pendapatnya tidak mutawatir. Yang jelas, keberadaan beliau terus dihormati dan kisah hidupnya tetap dikenal bahkan sampai hari ini di kalangan umat Islam. :contentReference[oaicite:15]{index=15}

Pelajaran dari Kisah Nabi Ilyas AS

  • Keteguhan iman dalam menghadapi penolakan dan kebohongan.
  • Ketabahan dalam berdakwah meskipun di tengah penolakan keras.
  • Keikhlasan dalam berdoa dan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT.
  • Mengutamakan kebenaran dan keadilan di atas segala bentuk tekanan masyarakat.

Kesimpulan

Kisah Nabi Ilyas AS memberikan pelajaran bahwa dakwah kepada Allah SWT adalah tugas yang mulia tetapi penuh tantangan. Kesabaran, doa, serta keteguhan dalam kebenaran merupakan ciri utama dari seorang nabi. Kisah ini relevan bagi pembaca masa kini untuk tetap berpegang teguh pada ajaran agama, serta bertawakal kepada Allah dalam setiap ujian kehidupan. :contentReference[oaicite:16]{index=16}

Gabung dalam percakapan
Posting Komentar
Tautan disalin ke papan klip!